You are here

Tujuh Rumah di Ngraho Ludes Terbakar

Musibah kebakaran hebat dan beruntun terjadi di Desa Tapelan Kecamatan Ngraho, Kabupaten Bojonegoro tadi malam. Tujuh rumah warga dan satu kandang sapi ludes tak tersisa dalam kebakaran yang diduga dipicu karena perapian di kandang sapi.

Beruntung, meski semua bangunan rata dengan tanah, tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Akan tetapi kerugian material akibat kejadian tersebut ditaksir mencapai Rp 290 juta.

Informasi dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Bojonegoro menyebutkan, kebakaran menimpa tujuh rumah milik Sono (64), Sani (62) dan Parti (57) warga Dusun Tapelan RT14/RW07 Desa Tapelan. Amukan si jago merah terjadi saat penghuni rumah sedang tidur.

Namun saat kobaran api sudah membumbung tinggi, warga berhasil membangunkan penghuni rumah dan menyelamatkan beberapa perabotan di dalam rumah. Tapi karena rumah terbuat dari kayu membuat api semakin tak terkendali.

Warga yang kemudian berdatangan pun tak bisa berbuat banyak. Begitu pula, satu unit mobil pemadam kebakaran (PMK) juga hanya bisa mencegah agar api tak sampai merembet ke perumahan warga di sekitarnya.

Setelah berjibaku hampir dua jam, api baru bisa dijinakkan. Namun, semua harta benda dan kedua rumah sudah terlanjur ludes. Kerugian akibat kebakaran ini mencapai Rp 290 juta lebih.

Kapolsek Ngraho AKP Purwanto membenarkan adanya kejadian tersebut. Dari hasil olah tempat kejadian perkara (TKP) dan keterangan saksi-saksi, diduga kuat musibah kebakaran dipicu dari tungku di kandang milik keluarga korban. Pihaknya kembali mengimbau agar warga lebih berhati-hati dengan kondisi kemarau untuk mengantisipasi terjadi kebakaran. sumber blokbojonegoro.com [oel/mu]

Kategori: 

radio-group