You are here

Jembatan Rusak, Warga Dusun Kaliasin Sulit Jual Hasil Panen

Petani di Dusun Kaliasin, Desa Sambongrejo, Kecamatan Gondang saat ini kesulitan membawa gabah hasil panen mereka. Pasalnya, jembatan utama di desa itu rusak parah akibat diterjang banjir bandang minggu lalu. Akibatnya pengangkutan jagung dilakukan dengan cara manual dipanggul oleh tenaga manusia.

Jembatan yang digunakan untuk mengangkut hasil panen itu hanyalah jembatan kecil yang kondisinya tidak layak untuk angkutan panen. Jembatan hasil swadaya petani itu ambrol karena pondasinya digerus air bah.

“Ya gimana lagi, kalau nggak mau mikul gak dapat uang, sedangkan jagung-jagung ini harus dijual," jelasnya, Parmin, warga setempat.

Jembatan ini usianya sudah cukup lama. Oleh karena itu jika jembatan ini rusak para petani pun berharap segera diperbaiki. Warga saat ini membuat jembatan darurat dan hanya bisa dilewati pejalan kaki serta roda dua.

Minimnya infrastruktur pertanian ini membuat hasil panen tidak bisa segera dijual. Kasun Sambong, Yon Pujiono mengatakan jembatan penghubung Dusun Sambong dan Kalianget mengaku jembatan ini sangat vital. Setiap hari warga melintas jalan ini sebagai akses ke desa lainnya. Sambil menunggu perbaikan dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU), warga memasang bambu agar bisa dilewati dengan pembatas seadanya. [oel/lis] blokbojonegoro.com

Kategori: 

radio-group